Cuaca panas belakangan ini menyebabkan suhu udara terasa lebih gerah. Menurut BMKG suhu panas yang terjadi adalah akibat dari pemanasan permukaan sebagai dampak dari mulai berkurangnya pembentukan awan dan berkurangnya curah hujan. Apalagi kondisi maritim di sekitar Indonesia dengan laut yang hangat dan topografi pegunungan, akhirnya membuat naiknya gerakan udara. Sehingga sangatlah mungkin terjadi kenaikan temperatur secara ekstrem dengan terjadi banyak hujan yang mendinginkan permukaan secara periodik. Hal inilah yang menyebabkan tidak terjadinya gelombang panas di wilayah Kepulauan Indonesia. Namun panas ini bukan termasuk kategori heatwave jika didasarkan pada karakteristik dan indikator statistik pengamatan suhu yang dilakukan BMKG. Lalu apa saja yang harus dipersiapkan untuk menghadapi cuaca panas ? Berikut ini 5 hal yang bisa kamu lakukan :

Minum banyak air. Pastikan kamu tetap terhidrasi dengan baik. Konsumsi air putih secara teratur untuk mencegah dehidrasi. Jangan menunggu haus baru minum air putih. Hindari minuman berkafein atau beralkohol karena dapat meningkatkan risiko dehidrasi. Selalu bawa botol air minum kemanapun kamu bepergian.

Kenakan pakaian yang tepat. Gunakan pakaian yang longgar, ringan, dan berwarna terang. Bahan-bahan seperti katun atau linen dapat membantu menjaga tubuh tetap sejuk dengan membiarkan udara mengalir dengan baik.

Hindari aktivitas fisik berlebihan. Kurangi aktivitas fisik yang berat di luar ruangan, terutama saat suhu mencapai puncaknya. Jika perlu beraktivitas di luar ruangan, pastikan untuk istirahat secara teratur dan mencari tempat teduh.

Gunakan perlindungan matahari. Kenakan topi yang melindungi kepala dan wajah dari paparan langsung sinar matahari. Gunakan tabir surya dengan SPF yang tinggi minimal SPF 30 untuk melindungi kulit dari sinar UV. Pemakaian tabir surya ini juga sebaiknya tidak sekali tapi mengoleskan kembali atau re-apply lagi setelah beberapa jam setelah 3-4 jam.  Perlu diperhatikan bahwa penggunaannya adalah 30 menit sebelum aktivitas pada bagian tubuh yang terpapar cahaya matahari. 

Jaga suhu dalam rumah. Usahakan untuk menjaga suhu di dalam rumah tetap sejuk dengan menggunakan pengatur suhu udara atau kipas angin. Tutup tirai atau gorden pada siang hari untuk mengurangi panas yang masuk ke dalam rumah.

Salah satu jenis penyakit yang juga dapat menyerang saat cuaca panas adalah infeksi saluran pernapasan akut (ISPA). Suhu tinggi dan tingkat kelembapan rendah dapat mengiritasi saluran pernapasanmu. Hal ini yang akan meningkatkan risiko terserang infeksi virus atau bakteri. Dehidrasi pun bisa menyebabkan sakit kepala karena saat kehilangan banyak cairan dan elektrolit, tubuh akan merespons dengan cara mengecilkan ukuran pembuluh darah, termasuk ke area di kepala. Hal inilah yang memicu sakit kepala. Nah agar tak terkena itu semua, pastikan dirimu sudah mempersiapkan 5 hal diatas dalam hadapi cuaca panas. (AT/2024)

Author

Write A Comment